BLOSEKA SEBAGAI BAHAN BAKAR

ALTERNATIF HEMAT ENERGI

Norma Hidayah, S.Pd

ABSTRACT

Permasalahan krisis energi, khususnya krisis bahan bakar berdampak nyata pada meningkatnya beban ekonomi keluarga prasejahtera, sehingga dibutuhkan inovasi bahan bakar yang murah dan mudah diperoleh, serta ramah lingkungan. Beberapa bahan limbah seperti blotong (limbah pabrik gula), sekam (limbah pabrik penggilingan padi), dan serbuk limbah  penggergajian kayu menjadi inspirasi dalam penelitian ini untuk menciptkan bahan bakar alternatif energi tinggi. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan mengkaji efektifitas campuran blotong, sekam, dan serbuk kayu yang disebut Bloseka.

Melalui penelitian eksperimen, dilakukan uji komparasi  terhadap 3 jeni campuran, yaitu P1A1 (100% blotong), P1A2 (60% blotong; 20% sekam; 20% serbuk kayu) dan P1A3 (40% blotong; 30% sekam; 30% serbuk kayu) dalam bentuk batangan Bloseka. Sebagai indikator efektifitas bahan bakar Bloseka adalah: 1) warna bara api, 2) Energi kalor yang dapat dihasilkan setiap batang Bloseka.

Hasil penelitian ini membuktikan bahwa Bloseka P1A3 (komposisi 40% blotong, 30% sekam dan 30 % serbuk kayu)  menghasilkan bara api lebih dominan warna biru dengan jelaga paling sedikit. Hasil uji komparasi energi kalor yang dikandung oleh Bloseka P1A3 terbukti lebih besar dengan indikator mampu memdidihkan 1 liter air lebih cepat dibandingkan Bloseka dengan komposisi lainnya. Oleh karena itu Bloseka dengan Komposisi P1A3 sebagai bahan bakar alternatif hemat energi dan ramah lingkungan.

Kata kunci :Bloseka